Minggu, 29 Mei 2016

Malu

Malu..?
Jika untuk beribadah kita malu, lalu
mengapa bermaksiat tidak malu?

Di biru laut aku melihat
mata yang melihat malu-malu
lisan ingin bicara namun malu
Hati tergeletak malu
Tangan yang memberi malu- Ahh....!
Kadang kita tidak meletakkan malu pada tempatnya

ingatlah bahwa
jika kau tak segera mengambil tempatmu,
tempat itu akan diambil orang lain

Karenanya
Malulah kepada Tuhan saja
malu kepada Tuhan membuatmu berani
ya.. berani!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar