Minggu, 15 November 2015

Jangan memilih apa yang akan di sukai... kata orang!
Aku sering bilang, aku tidak suka menggosok pakaian.. tapi nyaris tidak pernah aku keluar rumah menggunakan baju yang tidak digosok. Jadi, suka tidak sukalah...!

iya, waktu berjalan cepat tanpa menunggu aku untuk bertaubat atas dosa-dosa yang sering dilakukan, berkali-kali, diulang lagi!.
Teman akrabku bilang dia akan melahirkan anak keduanya, yaa... rasanya baru kemaren anak pertamanya lahir. Dokter muda itu bahkan belum mencoba dunia perkarieran yang banyak di idam-idamkan wanita.
Waktu berjalan  cepat, secepat teman-temanku menggemukkan pipi mereka.. Oh God.. Tua itu sungguh nyata!,

...

Akh sudahlah!..

Apakah yang bertambah seiring berputarnya waktu?..
Dosa..?
Tua..?
Umur..?

lalu...?

takut..?
cemas..?
gelisah..?

lalu..?

...
...
...




jangan memilih...?
bukankah hidup ini akumulasi pilihan-pilihan?
Air laut memilih mengalir ke laut, tidak memilih mengalir ke kloset.. ^_^

Walaupun akhirnya sendirian dalam pilihan-pilihan kita
tetaplah memilih!

Kamis, 12 November 2015

....








....





....








....








......

suara hati
tidak akan berbunyi
jika mulutmu tidak terbuka..



buka mulut
bicara..
lalu
beranilah!

Rabu, 11 November 2015

Akhhh...
Anak...
Anak nakal "tukang absen"-ku akhirnya pergi,

Ia ber"perang" dengan seniornya
masuk kantor!.. Aku fikir "cool kamu!"
Ia ber"perang" lagi dengan seniornya yang kedua
babak belur!.. kepala bengkak, mata merah (pembuluh mata pecah),

Jika aku tahu ketika perang terjadi
aku akan menyusulnya... aku akan menariknya pulang.
jika aku tahu keras hatinya jika merasa benar
aku akan menceritakan tentang "kerasnya" Umar Ibn Al Khatab di kelas mereka.
Bahwa seorang Umar yang keras karena merasa benar, juga banyak yang tidak suka!

"Dia tidak datang , Kenapa?" Tanyaku pada teman-temannya
"Dia sakit buk" Jawab mereka
"Ohh... bisa juga dia sakit?.."
diam... sekelas diam
"Ada yang tidak beres yaa...?" tercium pekat di hidungku
diam.. sekelas diam
"Jika pada guru kalianpun kalian tak percaya, siapa lagi yang akan kalian percaya?.."
seorang mengambil kursi duduk di depan meja guru..
kami lantas bercerita..
"Orang tuanya memutuskan memindahkannya buk, daripada dia di bully terus"

"suruh dia datang di pelajaran saya besok, yaa!.."

Alangkah senangnya hati ini melihat dia dengan muka babak belur itu datang..
Senang sekali.. sungguh!.
"Tetaplah sekolah disini" kataku dalam hati saja...
Pada pertemuan itu aku menutup buku Anatomi Fisiologi, aku berceritaa...
aku bercerita tentang ospek yang aku alami selama sekolah menengah, ketika di universitas.
Menghadapi senior "sok tua" yang usianya tak jarang lebih muda dariku.
Tak masalah,
semua itu bukan masalah
masalah kita adalah masa depan..
fikirkan masa depanmu saja!

Akhirnya pagi ini...
"Buk, ambil absen?." tanya ketua kelas
"Ri*y mana, dia kan yang ambil absen?.."
"Sudah pindah buk!.."
"Hahh...? Pindah?. Jadi?"
"Jadi buk!. sudah keluar surat pindahnya.. "
"Kemaren jum'at dia kan datang, keputusannya tidak berubah?.."
"Dia datang cuma untuk berjumpa ibuk saja..!."

Sudahlah...
bongkahan es akhirnya pecah di hati ini..
"Kok saya sedih!.."

Selama bertegur sapa dengannya, I little bit know him so well!
Dia tidak nakal!.. yaa.. nakalnya biasa aja..
hanya saja dia tidak suka di ospek, diganggu kakak kelasnya.

Yaa.. sudahlah!..
Harapan ku untuk bertemu anak di kelas 1A yang utuh tidak tercapai..

Di kelas selalu bertanya apa cita-citamu?..
Hanya dia yang menjawab " Tidak tahu, buk!."
"cari tahu ya!..buat keputusan kamu mau jadi apa!."

***
"Dia datang cuma untuk berjumpa ibuk saja..!."
Jika aku ingin berjumpa dengannya lagi, apakah dia bersedia kesini lagi?

Minggu, 08 November 2015

Bulan ranum di balik ranting
bersama krik-krik jangkrik dan burung hantu di pangkal gua
bercengkrama.

Bulan ranum di balik ranting
Bercerita tentang kehidupan genting..
"Suatu saat aku akan menjauhi bumi sejauh-jauhnya.."
Katanya.
"Burung hantu tak perlu engkau memang, ia suka di gelap pekat.. Tapi aku, aku suka putih sinarmu sebagai petunjuk jalan." ujar jangkrik.

Krik krik jangkrik..
Bulan ranum bertambah jauh, bertambah hilang...
Burung hantu mengejar... Namun tak terkejar.
Burung hantu dibelik ranting
Bertengger menunggu bulan.

Selamat datang November..
Aku suka hujan, kalau hujan bisa tidak ke kantor.. Huhulala..huhulalaalaa..
Tapi, hati ini jadi sedikit manyun, hujan belum deras.. Hanya tik tik tik rintik.

Flashback ke November silam... Pulang ke kota lahir dengan seragam azzam yang hati. Ugh!
1. Berjuang bersama kiki untuk bisa masuk universitas negeri.  Alhamdulillah segala puji milik Allah.. Dikabulkan.

2. Bisa  menyelesaikan Novel.. Sibuk.. Suwer! Sibuk banget! Suwer!.. Sibuk melamun, sibuk merenung..Hello brain! Let's start your imagination...

3. Toefl 600..
Aku tidak benar2 serius meminta padaNya.. Sebenarnya bisa, tapi belum dikasih.. Untuk hal ini aku butuh secumpuk percaya diri.
Australia? Nak ketemu aborigin yang original..:-)

4. Belajar menjahit.
Akhirnya aku masuk kursus menjahit. Jadwalnya 3 kali seminggu jam 2 siang.. Mepet sama waktu pulang mengajar jam setengah 2. Sebagai calon ibu yang baik, aku ingin membuat baju2  untuk anak2 kelak dengan tangan sendiri.. *ciyeeee

5. Mendesain kamar sendiri..
Hmm.. Hmm...hmmm...
Akhirnya sesuai kehendak ibuk..

6. Ke Malaysia..
Belum, belum sempat mat! :-)

7. Ke pulau seribu.
Belum..

8. Bisa masak rendang.
Belum, betapa ... Duhai betapa! Orang akan bilang, " nanti kamu bisa sendiri! "

9. .........

Dst

Dear november..
Setahun menjadi guru..
Aku merasa sungguh berat..
Kemaren mereka berkelahi baku hantam..
Rasanya...
Rasanya aku tidak rela jika mereka kehilangan cita-cita..

Minggu, 18 Oktober 2015

Akan banyak hal yang "menantang" kita di bumi ini.
mengajakmu berkelahi..
kau berlumur keringat dan darah..
kau ketakutan dan gelisah
kau...
terserah kau!
tapi
aku memilh untuk melawan kembali..
I'll Fight Back!

Jumat, 16 Oktober 2015

Apa jadinya jika orang yang pintar diam?
Apa jadinya jika penulis berhenti bercerita?
Apa yang terjadi jika peternak malas ke kandang atau petani enggan ke ladang?
Apa yang terjadi jika ibu tidak suka mengasuh dan ayah tidak mau mencari uang?
Apa yang terjadi jika pemimpin buta dan orang buta jadi pemimpin?
Apa jadinya jika setiap hal statis..
tetap, konstan, dan diam?
tanpa petir, gempa, atau tribulansi..!
Apa jadinya jika seorang pelukis di suruh mendiagnosis penyakit?
Apa jadinya jika seorang tukang batu di suruh menjadi sekretaris?

Sekarang saatnya bertenggang rasa dengan hati. Hati yang takut, gelisah, cemas, dan entah apa lagi penyakitnya. Jika setiap orang telah di "setting" untuk mengerjakan pekerjaan sesuai posisinya masing-masing, maka engkau mau berperan sebagai apa?. Dan... dan jika kelak telah diberi posisi tertentu, orang bilang "Do The Best!, Ganbatte!. Semangat dan Lakukan yang terbaik!.", Akankah, mampukah, bisakah bekerja dengan sepenuh hati?. Jika tidak bisa, menolaklah sejak awal!. Itu mungkin lebih bijak.

Duhai waktu, pedangmu lebih tajam dari sembilu
sekarang ia menusuk jantungku.. ganas sekali!

Yah... tema kita masih tentang hijrah..
dari gelap ke terang
dari buruk ke jahat
dari dosa ke pahala
dari tidak bisa ke bisa
dari bodoh ke pintar
dari omong kosong ke fakta

Dari banyak hal yang menginspirasi, salah satunya adalah melihat mereka yang berusia di bawahku bisa melakukan pekerjaan jauh di atasku. Ketika aku masih berfikir-fikir, mereka sudah bekerja..

Kehijrahan yang sangat aku realisasikan saat ini adalah me"nyata"kan imajinasi. Merealisasikan ide, Mulai bekerja (agak sedikit) keras, (agak sedikit) banyak, dan (agak sedikit) sungguh-sungguh. Nah, menangkap malas!... Tangkap si malas lalu buang ke laut...

Tahun ini, aku berharap bisa sekolah kembali...
Aamiin..

Jumat, 09 Oktober 2015

*^%$^$)#@)%$@
&^$(%$#F%*)$%
)@$%&%#@

Temanku, jahat!
dan aku kehilangan kata untuk menjelaskanya..




Sabtu, 03 Oktober 2015

Betapa mudahnya menyuruh orang bersemangat, tapi menyemangati diri sendiri alangkah sulit.
Aku mencoba mencari tips bagaimana menyikapi surat As-Shaff ayat 2-3,
Amatlah di benci Tuhan jika kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan.. Jlebbb!
Ayo Rajin Belajar!. Mari Bangun pagi!. Tetap tersenyum kepada setiap orang yang kamu temui!. Selalu santun pada orang lain!. Jangan suka menggosip teman sendiri!. Ayo, maafkan kesalahan teman!. Owwhh Yeaahh... How about myself?.. I ask them to do that!

Mengapa kita ada di sini?..
Untuk apa di sini?..
Mengapa harus di sini, bukan di tempat lain?

"Ayo bercita-cita lebih tinggi dari bulan, karena orang sudah bisa ke bulan!". Kataku. Setelah aku sadar, aku meng"gelak"kan kata-kata ku sendiri. Tidak untuk menyepelekannya, tentu saja!. hanya lucu!. ^_^

Aku yang selalu berjalan cepat di koridor, sering di kejar dari belakang bersama pertanyaan2 bak wartawan gossip..
"Tidak apa-apa kan kalau kita gagal bu?"
"Apakah kami tidak akan naik kelas bu, saya tidak lulus responsi di labor resep, orang tua saya di panggil ke kantor."
"Dia tidak ikut kerja kelompok,  dia tidak mau berteman sama kami, bu!"
"Buk, dia punya masalah besar. Dia berantem sama orang tuanya. "
"Kami tidak suka sekolah di sini buk, pelajarannya susah!. Tapi kami di paksa orang tua."
"Buk, hmm...hmmm... apakah ibu pernah pacaran?.." (*pertanyaan tadi siang). Gadis itu lalu melanjutkan, "ibu mirip seseorang, dia tidak pacaran.. kenapa memangnya kalau kita pacaran buk?..bagaimana jika kita menyukai seseorang?, apakah kita harus membencinya?".

Pertanyaan-pertanyaan yang tak ada hubungan sama sekali dengan materi pelajaran.
Jawaban pertanyaan itu selalu ada buat mereka, tapi bagaimana jika pertanyaan itu aku ajukan untuk diriku sendiri?

Bagaimana kalau aku gagal? ikhlaskah?
Bagaimana hubunganku dengan teman, dengan orang tua, dengan lingkungan?
Bagaimana menghadapi sesuatu yang tidak aku suka?.. apa yang harus ku lakukan?..
Bagaimana menjaga hati untuk cinta padaNya, karenaNya..?
Dan..
pertanyaan ini bahkan sering aku elak dari menjawabnya..

Terimakasih telah membuatku belajar, belajar menilai diri, belajar membuka buku lalu membacanya lagi, belajar takut untuk salah bicara, belajar mencintai dengan citarasa yang berbeda, belajar memaklumi keterbatasan, belajar untuk tidak memaksakan kehendak..

Tapi aku juga manusia biasa..
aku juga punya cita-cita untuk diriku sendiri
keinginan-keinginan hidup di masa depan..
Ayo kita bangunkan mimpi, kembali!







About Me

Foto saya
Padang - Bengkulu
Hii, my name is yona//25 yo// Pharmacist// Teacher// Love writing, reading, traveling, and culinary// English learner.

Popular Posts

Categories

TAMU