Sabtu, 18 Juni 2016

Taraaa...!!!
akhirnya, sudah bisa ngeblog lagi.
kemaren di sekolah ujian, pas memeriksa ujian sampai demam,  ke apotek membuat laporan bulanan, sekalian tes toefl juga..
Apa yang akan diceritakan?..
Hmm...
Sedang berjuang, berjuang sabar, berjuang ikhlas, berjuang untuk tidak putus asa.
berjuang hemat, berjuang tidak mengeluh, berjuang menjadi penyayang, berjuang tidak mudah tersinggung, berjuang untuk pandai masak, berjuang untuk selalu memberikan kerja terbaik, berjuang untuk tidak menyakiti orang lain, berjuang mencintai, berjuang menghargai, berjuang menjadi guru yang baik, berjuang untuk tidak malas, berjuang salat tepat waktu, berjuang tilawah tiap hari, berjuang lebih baik dari hari kemarin

berjuang melawan ketakuatan, berjuang melawan kata tidak mau, berjuang melawan ketidakpedulian..

Untuk pertama kalinya nilai toeflku bisa mencapai target terendah yang aku harapkan.. Alhamdulillah.. rasanya ingin menagis!. haru. Ketika bagi sebagian orang mudah, tapi tidak bagiku. Ketika bagi sebagian orang gampang, tapi sulit bagiku..


Dan maafkan aku,
tidak memahami banyak hal
tapi aku tenang... Aku sudah meminta pada Tuhan
semoga di tunjukkan jalan yang lurus dan terbaik
bagi kita mencari tempat meloncat..
meloncat yang tinggi..




Selasa, 31 Mei 2016

Ada kata
yang belum sempurna aku katakan
menunggu bulan matang
atau menunggu angin membawanya pergi

Hidup membawa rasa
pada lidahku
kadang manis, sering juga pahit
dan akan berakhir
ketika semuanya meluncur di kerongkongan

memilih diam bukan berarti tidak peduli
karena diam satu-satunya senjata yang kini aku miliki
biar terlihat kuat..
barangkali!

tapi sudah...
kata itu sudah aku sempurnakan dalam do'a kepada Tuhan
semoga  berakhir di langit
dekat dengan sisiNya..

Semoga Tuhan menghadiahkan kepada kita
jiwa yang tangguh
hati yang cemerlang




Minggu, 29 Mei 2016

Malu..?
Jika untuk beribadah kita malu, lalu
mengapa bermaksiat tidak malu?

Di biru laut aku melihat
mata yang melihat malu-malu
lisan ingin bicara namun malu
Hati tergeletak malu
Tangan yang memberi malu- Ahh....!
Kadang kita tidak meletakkan malu pada tempatnya

ingatlah bahwa
jika kau tak segera mengambil tempatmu,
tempat itu akan diambil orang lain

Karenanya
Malulah kepada Tuhan saja
malu kepada Tuhan membuatmu berani
ya.. berani!


Kamis, 14 April 2016

When she was just a girl,
She expected the world,
But it flew away from her reach,
So she ran away in her sleep.

And dreamed of para-para-paradise,
(coldplay-paradise)



*Memang, hidup ini ternyata tak gampang

aku tidak mengatakan terlalu sulit.
aku hanya ingin mengatakan, berat!
dan kadang, kita ingin memulai lagi dari awal mulanya...


Minggu, 03 April 2016

Mungkin, kita akan memulai sesuatu yang baru,
mulai dari angka Nol ya!
Mungkin, kita akan sedikit mengenyampingkan ingin kita,
mulai dari merubah arah hidup ya!
Mungkin, kita akan sedikit tersenyum,, maksudku, sedikit-sedikit senyum,
mulai dari ikhlas hati ya!

Gerbang itu belum pernah aku buka, aku simpan kuncinya erat.
tidak!.. aku tidak tahu mengapa.. mungkin karena aku tidak suka banyak nyamuk.

Dan, hari ini aku mencari kunci untuk membuka gerbang, ketemu!
aku gotong royong bersih-bersih,.

Dulu, aku antusias untuk terbang-terbang seperti laron
ntah mengapa akhr-akhir ini keinginan itu berkurang. Benarkah kata orang, Mencintai membuatmu jadi pengalah?.. dan objek untuk dicintai itu ternyata banyak sekali.

Oh ya mengenai senyum.
aku suka orang tersenyum menghadapku langsung. Itu semacam apresiasi atau apalah yang membuat jiwa nyaman, Waktu SMP aku sempat malas tersenyum, karena seorang teman yang alamak nakalnya bilang, " Yon, kamu suka gigit-gigit kayu?.. gigi kamu kayak hewan pengerat. tikus. !" dan ucapan itu berhasil membuatku malu dan enggan untuk tersenyum dengan performa terbaik. Alangkan lucunya mengingat itu,
Nttah dimana temanku kini, mungkin sudah berkeluarga dan beranak-pinak..

Maafkan aku ditahun silam..
yang tiada ingin bersuara dan membuka pintu..
juga, berjanji tanpa berfikir untuk menepatinya..

Maafkan aku di tahun silam..
yang takut dan tetap tertutup
juga, tidak mempedulikan semua tanya

Maafkan aku di tahun silam,
malam ini aku merasakan itu sebagai kesalahan..
tidak menghargai apapun,, tidak menghargai yang seharusnya..

Semoga kita berubah menjadi lebih baik
di april yang baik.





Kamis, 31 Maret 2016

Hahh, betapa banyak enemy-ku akhir-akhir ini..
Di sekolah aku diam sekali..
kadang hanya senyum 1 senti
mengamat-amati dengan teliti..
teman yang mem-bully bikin nyeri.

Apa rasanya di bully..?
sebenarnya sekali dua kali biasa aja siiii...
tapi kalau sebelas, seratus, dan setiap pembicaraan adalah bully-bullyan begini..
jadi sensi..
aku harus meluruskan hati..
juga fikiran harus jernih
dan tetap seputih melati..  (ciyaa)

tapi, trimakasi.. trimakasi
teman sejati nan baik hati
atas agenda-agenda konspirasi
jika aku sedang tak ada di meja sendiri

aku yakin sekali
sehebat apa orang berkonspirasi
Tuhan punya caranya sendiri..
untuk memberikan takdir bagi setiap diri


aku hanya bisa bilang, "awaslah yaa.. awaslah yaa...! liatlah nanti yaa!.."
lalu, mereka melanjutkan tawanya lagi..
lalu puas hati..

"awaslah yaa.. awaslah yaa...! liatlah nanti yaa!.." kataku lagi
tapi dalam hati..

tapi, dengan kalian hari-hari bertambah indah.. (hallah..)
seindah mentari pagi, mentari siang nan pukang, mentari sore yang jingga..






Sabtu, 26 Maret 2016

Bulan ini ntah bulan kemarin aku dapat kejutan dari dian, dia meneleponku.. What..? tidak pernah dian meneleponku sebelumnya, akupun tak pernah meneleponya. Walaupun hanya sebentar kami ngobrol tanpa arah di telepon, itu cukup membuat aku tersanjung. Dian bilang, dia sering buka blog ini. Itu kejutan kedua.. Aku fikir, ini bukan zaman perblog-an lagi. Dimana kita sering  mengometari blog orang dan sebaliknya. Aku pernah beberapa kali membuka blog dian, dan aku lupa membaca apa.. seputar korea mungkin.. (hee).

Dua atau tiga minggu lalu, aku bilang mau main ke plembang, kampungnya.. dia bilang akhir bulan ini saja pas liburan panjang (jum’at-sabtu-minggu). Aku tidak mengerti arah pembicaraan itu.. Akhir bulan ini aku agak sibuk, hari sabtu ini sudah aku  bolak-balik di 7 kelas berbeda. Besok minggu aku juga akan berperang dengan malasnya diri ke sekolah. Dari siang hingga malam ini aku sudah minum 2 tablet paracetamol. Kadang merasa ringkih!. Tadi teman di kantor bilang, “jangan mengeluh...!” begitulah.. merasa tertinju di jidat.


Melihat Schedule bulan maret... 

Satu atau dua minggu yang lalu dian launching hari pernikahannya.. kejutan ketiga...
Well, fotomu yang dikirim di wassap manis sekali, senyumnya tampak bahagia.. Perfect!. Apa yang akan kukatakan..? Hmmm... Mungkin dian tidak tahu, berapa banyak orang yang menghubungiku menanyakan dian.. “Dian yang mana??..” begitu kira-kira tanya mereka.  

Dian..., Semoga menjadi istri yang ta’at, semoga mampu membina bahtera hingga ujung usia.  Semoga senantiasa berkolaborasi dalam menciptakan kebaikan-kebaikan baru yang menyejarah (bahasanyaa..), Semoga bisa menjaga rahasia dan harta suami dengan baik, semoga kelak menjadi ibunda yang telaten dan penyayang, Barakallahu laka wa baroka’alayka wajama’a baina kuma fi khoir..

Karena aku tak faham bahasa korea..  tak tahu lagu-lagu mereka.. Hiyyaaah!.
Aku tulis sebait lirik dari bang josh.. Josh Groban, untukmu..

And oh, that love will call..
And if i believe you’re the only one for me
I believe when i fall in love with you it will be forever 
( I believe lyrics)

Semoga sakinah dian...
Selamanya.. sepanjang usia..

Aamiin..

Kamis, 24 Maret 2016

Let me be your shelter
Let me be your light
You're safe, no one will find you
Your fears are far behind you

All I want is freedom
A world with no more night
And you, always beside me
To hold me and to hide me
(All I Ask of You Lyrics)

Mendengar lagu ini deep in my heart meleleh bagai coklat terkena panas. Teringat tadi siang, di kelas ke lima aku mengajar, kelas sisa-sisa tenaga, membuat a boy nyaris menangis. Dan menyesal, tentu saja!. Karena teman-temannya suka ria menggoda, “nangis tu... pasti nangiss.. tu kan nangisss...!!”. Beberapa bulan yang lalu, boy yang sama, membuat aku panik saat mengajar di kelas.. “Buk.. buk.. dada kami sakit buk.. buk.. nggak bisa nafas buk.. buk.. sesak buk..!” ujarnya dengan muka merah merekah tertatih seperti terkena serangan jantung. Kebetulan aku membawa fresker.. aku suruh boy buka bajunya, aku olesi seluruh perut, punggung, sampai kepala dengan fresker berlimpah-limpah.. akhirnya dia muntah. Selesai muntah ia kembali duduk di bangkunya, “Buk, mendingan buk... Tapi panas sekali buk..”. Aku menarik nafas panjang.

Kemaren malam aku ke dokter mengantarkan adik, sebelumnya aku marah pada adik yang menolak pergi karena cuaca mau hujan. Berhubung bikin janji dengan dokter susah minta tolong dan menyediakan waktu disela kesibukan juga susah sekali. Aku keukeuh malam itu juga harus pergi pakai motor, biar hujan.. biar petir.. dan benar, hujan mengalir sejuk sekali disertai airmata. Aku menyesal..! mengapa sebelumnya marah..

Iya, kita disuruh belajar untuk menjadi lebih baik, tapi ternyata  kita tidak bisa menyelesaikan semuanya sendiri, Hidup ini tidak cukup dengan kesendirian dan merasakan kegetiran sendiri. Hidup ini nyatanya belajar tentang bagaimana “aku untuknya dan dia untukku”. Ke-aku-an dan keegoan menjadi tidak berdaya. Ke-aku-an hanya akan membuat kita gigit jari dan sepi. Untuk apa hidup begitu, apa senangnya?

Aku melihat beberapa fotoku, aku bertanya sendiri, “Itu benar kamu?..kamu adalah aku?.. sampai kapan kita belajar bersama?..Kita belajar menjadi lebih baik atau sedang belajar pura-pura baik?..Untuk apa kita belajar?. Seberapa ujian yang mampu kita hadapi?.. Penyakit apa yang sanggup kita sembuhkan dalam diri kita ini?. Sejauh apa kita berfikir tentang sesuatu yang Indah?. Kapan kita akan bersenan-senang?”.

Kebajikan tidak terletak pada pemutih atau perona pipi. Kemuliaan tidak terletak pada warna bibir atau eyes shadow. Kebijaksanaan tidak terletak pada tulisan atau lisan, Ia tindakan!. Kapan kita menaklukan kesopanan, kapan kita belajar disiplin dan patuh, kapan kita menebarkan bunga di sepanjang jalan yang kita lewati?.. kapan? Aku masih bertanya pada gambar-gambarku.

Sedang,
sedang aku terduduk bertekuk di balik tembok.. takut.. ! takut terhadap bayangan sendiri.. Ntah..

Ntahlah...

No more talk of darkness
Forget these wide-eyed fears
I'm here, nothing can harm you
My words will warm and calm you


Nyayian itu terdengar  menyenangkan sekali..






Minggu, 20 Maret 2016

Sahabat dekatku menghubungi lewat wasap, bertanya apa yang sedang aku lakukan. Setelah perebutan piala Gubernur Kaltim dan sekarang Bhayangkara Cup mataku tertuju pada salah satu tivi nasional. "Sedang nonton bola" jawabku. "Sejak kapan suka bola?". Tanyanya lagi...

Padahal kami sahabat dekat, tapi ternyata dia tidak kenal aku. Ia, dia tidak suka bola, tidak pernah terjadi pembicaraan tentang bola saat kami bersama. Aku sering menonton bola sendiri, teriak dan shock sendiri, gamang sendiri. Tentang bola tidak ada club yang aku unggulkan, tidak ada pemain yang membuat aku fanatik. Tidak ada! Bagiku bola tetap permainan dan sportivitas, yang terbaik adalah yang paling sportif, yang mementingkan kerjasama, tidak kasar.. 

Aku menikmati kerasnya semangat pemain untuk mengambil bola, aku suka mereka yang terjerembab jatuh segera bangkit lagi, aku suka pada pemain yang menyerang dan bertahan dengan taktik yang matang, dan yang paling hebat adalah mereka yang mampu menjaga emosi dengan baik..

Aku punya tabiat yang agak aneh, aku selalu menjadi pendukung tim yang lemah, bukan yang kuat.. Jika salah satu tim mencetak gol, aku akan mendukung tim satu lagi untuk sama mencetak gol. Inti dari permainan adalah menjadikan permainan itu indah dan menarik untuk disaksikan,  siapa yang menang tentu bagiku tidak penting. 

Coach.. Ada satu coach yang aku suka, karena tenang.. Sangat tenang dan terkesan relijius, indra sjafri. Tidak pernah aku saksikan ia marah-marah atau kesal di pinggir lapangan.. Jarang tunjuk-tunjuk- cool!

Jika menyaksikan permainan di benua eropa, mereka dari segi postur dan pola permainan sangatlah matang, (sok komentator). Aku pernah menonton video di yutub bahwa peneliti fokus meneliti kekuatan otot, tulang, kekerasan dan kecepatan tendangan CR7. 

Well, ada industri di balik ini semua..
Industri kaya raya yang menghidupi perut banyak orang. Akan datang kepentingan2 lain.. Dan itu nyata!
Sponsorship juga.. Advertising.. Pemain yang jadi artis..


Tapi jika ada kesempatan, kita menonton bola langsung dari stadion terbaik dunia.. 

About Me

Foto saya
Padang - Bengkulu
Hii, my name is yona//25 yo// Pharmacist// Teacher// Love writing, reading, traveling, and culinary// English learner.

Popular Posts

Categories

TAMU