Senin, 20 Februari 2012

 Senin, Februari 20, 2012         1 comment

Pelajaran memang ada dimana-mana...
Di sekolah, di rumah, di lapangan, bahkan di pasar...
It’s true story.....
Petang itu sehabis Ji-Ar aku bergegas pulang karena kebetulan piket masak. Awalnya aku pulang bersama teman, ketika sampai Pasar Raya aku memutuskan pulang lebih dulu karena teman lain masih ingin jalan-jalan.

Tepat di bundaran dekat masjid taqwa, aku melihat dua orang ABABIL, abege labil yang mengenakan pakaian tanpa lengan. Untuk ukuran warga padang penampilan itu terlalu ekstrem. Apalagi untuk usianya yang masih terlalu dini.
Yang mencengangkan adalah ketika ada dua orang pemuda berjalan mendekat, lalu ...
Hupp..
Mencolek salah satu ABG tadi....
Terdengar sumpah serapah keluar dari bibir gadis tersebut...
Sedang dua pemuda itu puas cekikikan pertanda senang..

Aku ikut syok melihat kejadian itu..
Hampir-hampir aku keluarkan ilmu kanuragan yang dulu aku pelajari...
Pasti pemuda itu belum pernah merasakan sakitnya jurus “ Jarum Pentul Menabrak Daun Telinga”.

Tangan mengepal, mata terbelalak...
“apa-apaan ini!” ucapku dalam hati...
Tapi, what’s wrong?
Mataku lebih membelalak besar ketika aku sadar bahwa dua pemuda itu adalah pemuda cilik yang kuperkirakan baru lulus SD. Benar-benar masih cilik....!!!
Postur tubuhnya lebih kecil dari tubuhku, suaranya pun belum sepenuhnya berubah...

Kejadian yang berlalu begitu cepat...
Ketika orang-orang yang berakting tadi pergi,
Aku masih terpana-pana...
Bukan terpesona...!!!
Bukan..!!!
Tapi prihatinn...

Adik-adik kecilku sudah liar
Sudah sok dewasa
Sudah merasa “bagak”
Preman kau ya??

 
    Kau boleh jadi preman...!!
Tapi preman yang genius... yang pintar matematika
Preman yang pekerja keras, yang mau membantu kepayahan orang tuanya
Kau boleh merasa “bagak”, tapi santun pada orang lain!

Coba kau fikir, jika adik perempuanmu dibegitukan orang,
Apa kau tidak meradang?!

Dan untukmu  hai gadis...
Yang mengaku ABG labil...!!
Aku juga pernah merasakan usia itu
Saat kita...
Ingin mencoba segala sesuatu...
Ingin tiru-tiru trend terbaru...
Merasa benar melulu... yang lain tak mau tahu..

Aku hanya bertanya...
Untuk apa berpakaian seperti itu?
Apa manfaatnya bagimu dan bagi orang yang melihatmu?
Tidak..!
Kau tak tampak cantik karenanya...
Kau malah di ganggu dan di colek-colek orang asing..!!
Mana mungkin orang akan menghargai kita jika bukan kita dulu yang menghargai diri sendiri dengan nilai tinggi...

Sayang...
Banyak yang enggan mengerti...
Jika ketakwaan itu adalah sebaik-baik pakaian...
Bukan pakaian tanpa lengan yang serba terbuka itu...


Inilah  pelajaran bagi siapa saja yang mau memungutnya..
Bahwa dunia ini penuh tipu daya!
Keindahannya ada pada apa-apa yag disenangi mata



1 komentar:

  1. Assaamu'alaikum...kaaaakkkk, add blog septri dunk...hehehehhhee

    BalasHapus

About Me

Foto saya
Padang - Bengkulu
Hii, my name is yona//25 yo// Pharmacist// Teacher// Love writing, reading, traveling, and culinary// English learner.

Popular Posts

Categories

Blog Archive

TAMU